Blog ini berisi tentang gambaran suasana hati, keadaan sekitar, dan segala kegelisahanku,
yang tertuang dalam tulisan ini. Walau hanya sekedar diary, tetapi semoga ini berarti, dan menjadi saksi betapa indah kisah perjalanan hidupku ini.
Senin, 27 September 2010
Selasa siang 29juni;pukul 01:16pm
Aku gak bisa mendampingi kader untuk sholat dhuhur, karena aku tak bisa sampai di lokasi pelatihan sebelum pukul12.00. Aku tadi ikut diskusi publik di Asri Medical Centre(AMC) menyoal tentang Kepemimpinan Muhammadiyah dan Partai Politik. Dan aku mulai meresapi, kelak aku akan jadi penonton, atau menjadi yang ditonton oleh orang-orang, bahkan masyarakat Indonesia, dan bisa juga Seluruh masyarakat dunia. Nah berangkat dari hal itulah aku merasa bahwa aku harus mengasah otak dan meningkatkan wacana, relasi(hungungan inter personal), juga kemampuan retorika. Aku rasa memang benar adanya ketika kang Cipto bilang bahwa aku besok menjadi ‘guru’ yang memimpin, bahkan aku melepaskan ‘guru’ itu dan menjadi public leader. Amiin. Intinya bukan aku menjadi apa besok, tapi bagaimana aku memanfaatkan waktuku hari ini guna bekal hari esok, seperti apa yang telah dikatakan mummy: ”jangan sia-siakan kesempatan yang ada”. Meskipun makna dari kata ‘kesempatan’ itu tergantung konteks dan siapa yang memaknakan, akan tetapi aku yakin dengan apa yang menjadi jalan pilihanku ini, jalan dakwah amar ma’ruf nahi munkar, jalan perjuangan melalui persyarikatan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar