Ternyata IMM juga bikin blazer, nah timbul pertanyaan tentang keuanganku, bagaimana nanti aku bikin jaket IMAKIPSI juga bikin blazer IMM. Lha wong buat bayar listrik saja aku masih menunggu, kira2 mereka sadar tidak, itikad baikku karena mereka sudah beranjak ke semester7, nah berarti mereka sudah benar-benar paham tentang kewajiban mereka, itulah harapanku. Tapi memang ada orang yang baru sadar ketika sudah ‘dijawil’. Hmm…
Terlepas dari itu semua, lagi2 sobatku Zen didapuk wat design blazer IMM. Emang tu anak gak bisa lepas dari komsat. Walau dah besar pengorbanannya. Tapi itulah Zen, dia telah mengerti arti sebuah pengorbanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar